Tak Maksimal, Pelayanan BRI Syariah di STAIN Pamekasan Dipertanyakan

PAMEKASAN, (News Indonesia) – keberadaan BRI Syariah terus dikeluhkan oleh Mahasiswa STAIN Pamekasan, pasalnya pelayanan yang diberikan Bank BRI-S untuk Mahasiswa yang ingin melakukan pembayaran dianggap tidak maksimal.

Berdasarkan pantaun dilapangan, sejumlah mahasiswa untuk melakukan pembayaran SPP harus mengantri di luar kantor atau di depan Kantor BRI-S.

Syafie salah satu mahasiswa STAIN Pamekasan saat ditemui di Bank BRI-S di Jalan Stadion merasa kurang diberikan pelayanan yang maksimal.

Terlihat beberapa Mahasiswa duduk diatas sepeda motor dan trotoar untuk menunggu panggilan dari pihak Bank. “Untuk bayar ke teler. Harus nunggu panggilan diluar Kantor,” ungkap mahasiswa jurusan MPI itu.

Untuk melakukan pembayaran, mahasiswa terlebih dahulu harus di panggil oleh satpam yang menjaga. “Kalau sudah dipanggil sama satpam. Iya masuk kedalam,” tambahnya.

Baca Juga:¬†Hari Juang Kartika, Jadi Ajang Mempererat Solidaritas TNI-POLRI Pamekasan –¬†

Dia berharap pelayanan yang diberikan Bank lebih maksimal. Demi menjaga kenyamanan dan kepuasan pelanggan. “Saya berharap kedepannya jangan dibiarkan seperti ini,” pintanya.

Sementara itu, Ketua STAIN Pamekasan Muhammad Kosim membenarkan kurang maksimalnya pelayanan tersebut.

Bahkan, pihaknya juga mengakui kurangnya sosialisasi kepada Mahasiswa. “Ya, saya akui kurang sosialisasi. Sebenarnya BRI-S ini lebih mudah. bisa bayar melalui Bank lain, ATM, SMS BAanking, internet Banking,” jelasnya melalui chat whatsapp.

Kosim menambahkan, untuk kerja sama dengan BRI-S baru dilakukan untuk tahun ini. “Kemarin MoU menjelang UTS, sehingga gak sempat sosialisasi. InsyaAllah ke depan lebih baik setelah semua Mahasiswa paham,” tambahnya.

Dengan kerja sama BRI-S itu STAIN Pamekasam mendapatkan beasiswa dari BRI-S. Sebanyak dua puluh mahasiswa yang mendapat beasiswa. “Kelebihan pindah ke BRI-S, berbasis syariah. Mulai tahun ini, kita dapat beasiawa 100 juta utk 50 Mahasiswa,” tutupnya. (Yadi/Indah)

Comment