Respon Keresahan Masyarakat Satpol PP Jember Intensifkan Patroli Malam

Foto: Satpol PP Pemkab Jember melakukan patroli di titik rawan kejahatan.

JEMBER, (News Indonesia) – Dalam seminggu terakhir masyarakat dibuat khawatir dengan desas desus terjadinya aksi kekerasan menggunakan senjata tajam. Semakin tak terkendali tatkala masyarakat secara masif menyebar info berantai disertai foto dan video yang tidak tervalidasi kebenarannya.

Dari sejumlah kabar tentang kejadian, hanya peristiwa di Kelurahan Tegal Besar yang terkonfirmasi. Itu setelah korban melaporkan kejadian ke polisi.

Kasus upaya mencederai sepasang muda-mudi pada tengah malam oleh sekelompok remaja bersenjata tajam di wilayah Tegal Besar terjadi pertengahan pekan ini. Kasus itu ditengarai mirip klitih (kliling golek getih), yaitu kekerasan yang dilakukan oleh kelompok remaja di Yogyakarta pada malam hari, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pemkab Jember Realisasi Bonus untuk Para Atlet dan Target 3 Besar di Porprov Depan

Setelahnya mulai bermunculan isu tindakan serupa di beberapa tempat lain yang tersebar melalui unggahan-unggahan dalam berbagai platform media sosial.

Dikonfirmasi disela patroli, Sabtu (18/11/2023) tengah malam, Kepala Satpol PP Bambang Saputro mengatakan, kasus di Tegal Besar dan isu-isu mirip klitih lainnya membuat resah masyarakat.

Ungkapan keresahan itu pada umumnya disalurkan melalui media sosial, baik berupa pesan WA ataupun direct message (DM) Instagram yang ditujukan kepada pihak-pihak berwenang.

“Salah satu ungkapan yang belakangan banyak muncul adalah “Jember Darurat Klitih”, ujarnya.

Bambang menyatakan, merespons keresahan masyarakat itu berikut berupaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, Satpol PP Kabupaten Jember telah mengambil 3 tindakan.

Baca Juga: Bupati Jember Beri Hadiah pada Kafilah dan Pembina MTQ

Pertama, mengintensifkan patroli rutin malam hari dengan sasaran wilayah-wilayah yang rawan terjadi gangguan ketenteraman dan ketertiban. Lokasi itu antara lain Semanggi, Kampus, Tegal Gede, Antirogo, Kaliurang, Jalan M. Yamin hingga Ajung, Stadion Jember Sport Garden, dan Jalan Gajah Mada. Dengan durasi patroli pada pukul 23.00 – 02.00 WIB

Kedua, menanggapi pesan pengaduan masyarakat yang masuk dalam akun Instagram Satpol PP tentang upaya mengatasi klitih.

Ketiga, berkoordinasi bersama Polres dan Kodim serta 31 kecamatan se-Kabupaten Jember guna menjaga ketenteraman dan ketertiban di wilayah masing-masing melalui sinergi dan kolaborasi bersama muspika setempat

“Upaya yang diambil Satpol PP ini juga bertujuan memelihara situasi Jember agar tetap kondusif menjelang digelarnya Pemilu Serentak pada tahun 2024 nanti,” jelasnya.

Bambang Saputro menyatakan bahwa Satpol PP akan selalu siap siaga mengatasi permasalahan mirip klitih ini. “Agar Jember selalu aman, selaras dengan himbauan Bupati Hendy Siswanto untuk mengaktifkan kembali siskamling jelang pemilu,” tutupnya. (*)

Comment