oleh

Bantuan Kitab untuk Santri Kurang Mampu

ACEH UTARA, (News Indonesia) — Giat sosial lembaga Acheh Future dalam hal kepedulian terhadap santri terus dijalankan secara konsisten, walaupun di tengah keresahan serangan wabah Covid-19.

Hari ini, Acheh Furure kembali menyerahkan bantuan tiga paket kitab kuning Mahalli kepada tiga santri kurang mampu yang sedang menimba ilmu agama di pesantren.

Razali Majid Ayah kandung Syarbaini (18) salah seorang santri penerima bantuan yang saat ini mondok di Dayah Darul Huda Gampong/Desa Krueng Lingka Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara, sangat bersyukur karna dengan tidak di sangka sangka anaknya mendapat bantuan kitab dari Lembaga Acheh Furure, karena untuk saat ini ekonomi sangat tidak mendukung.

“Jangankan untuk beli kitab, untuk makan sehari haripun sangat terbatas. Bila tidak ada bantuan kitab, kemungkinan proses kelanjutan mondok akan tertunda,” tutur Razali.

Penyerahan kitab dilakukan oleh Ketua Lembaga Acheh Future Razali Yusuf di depan Mesjid Syaikhul Akbar Maulana Gampong Tajung Dalam, kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Rabu (25/3/2020).

Di hari yang sama, tim Acheh Future menyerahkan dua paket kitab Mahalli kepada Asmaulhusna (16) dan Maisarah (17) Santriwati yang mondok di Dayah Darul Aman Gampong Tanjung Dalam Selatan Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Kedua santriwati tersebut berasal dari gampong Matang Rubek Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara.

Di saat penyerahan kitab tersebut disaksikan oleh Pimpinan Dayah Darul Aman, Tgk Hamidie atau yang akrap di sapa dengan panggilan Abi Tanjung Dalam.

Abi Hamidi sangat mengpresiasi tim lembaga Acheh Future yang selalu memerhatikan nasib para santri kurang mampu. “Semoga tim Acheh Future diberikan kemudahan dalam segala urusan Oleh Allah SWT,” harapnya.

Sementara Ketua Acheh Future Razali Yusuf menyampaikan, pihaknya mendapat informasi ketiga santri tersebut melalui seorang temannya di kecamatan Langkahan.

“Kemudian kita menyiapkan kitab kitab yang dibutuhkan dan langsung kita serahkan, agar mereka tidak terpikirkan dengan apa mereka membeli kitab, ini salah satu program andalan kita dalam mencegah mereka tertunda mondok,” terangnya. [masri/SI]

Loading...

Komentar

BERITA TERBARU