oleh

Wisuda 384 Mahasiswa, STKIP PGRI Sumenep Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

SUMENEP, (News Indonesia) — Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumenep, menggelar wisuda sarjana strata I yang ke XVI, Rabu (23/10/2019), yang dilaksanakan di gedung graha Adi poday Jalan Trunojoyo nomor 124, Labangseng, Bangselok.

Dalam rapat terbuka senat STKIP meluluskan sebanyak 384 mahasiswa dari berbagai program studi, diantaranya 50 mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN), sebanyak 34 dari Program Bimbingan dan Konseling (BK), 142 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 71 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), 29 pendidikan matematika, dan 58 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonsea (PBSI).

Sidang dibuka oleh Rektor STKIP PGRI Sumenep, Drs. Asmoni, M.Si, yang dalam sambutannya sangat menjunjung tinggi nilai kekerabatan dan persaudaraan yang sudah lama ditanamkan pada kampus keguruan tersebut.

“Sesuai filosofi dari kampus ini, sejak dulu sudah dikenal dengan nilai kekerabatan dan persaudaraan yang tinggi, akan lebih ditingkatkan lagi melalui tahap tahap edukasi yang lebih luas,” terangnya.

Kampus yang dikenal dengan sebutan tanian lanjeng ini lebih memperluas koneksi edukuasi baik dalam negeri, maupun di luar negeri guna menjunjung tinggi nilai nilai kekerabatan tersebut.

Sebagai bukti dari rasa persaudaraan, kampus STKIP PGRI Sumenep tahun ini, terus meningkatkan manivestasi kekerabatan, dengan menjalin MoU dan MoE dengan dua kampus perguruan tinggi yang ada di Asia, diantaranya Universitas Salim di Manila, dan Universitas Islam Sultan Syarif Ali di Brunei Darussalam.

“Selain skiil dari mahasiswa, tenaga pendidik juga dituntut untuk ikut serta dalam memajukan kampus dengan perkembangan potensi yang dimiliki melalui bidang riset, bidang ahli keilmuan, serta keterampilan pedagogik,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjutnya, Asmuni berharap kampus STKIP ini tidak hanya berkutat pada skala nasional, tapi juga bisa bersaing go International.

“Saya berharap kampus ini tidak hanya berkutat di ranah Nasional saja, tapi juga bisa menjangkau go Internasional,” tuturnya dengan penuh semangat.

Selain itu, pihaknya juga berpesan pada para wisudawan agar mampu mengabdi serta menerapkan ilmunya dengan baik, terutama dalam menjaga akhlak di tengah masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasyadi turut memberikan motivasi kepada para alumni, agar bisa menyesuaikan aktivitas pendidikan di era digital.

Termasuk, mampu berkiprah dengan ilmunya di tengah tengah masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Sumenep di daerahnya masing masing.

“Kepada semua sarjana ini, harus mampu menyesuaikan aktivitas pendidikan yang sudah masuk pada era digital,” sebutnya.

Bahkan, Sastrawan D. Zawawi Imron, juga mengimbau agar para alumni senantiasa menjaga ilmunya dengan tatakrama yang baik dan santun dalam menopang kehidupan.

Seperti disampaikan dalam bait pantunnya, “Jukok bulus amacem berna, Melle bendeng e gersek pote. Munla begus tatakramana, Mun eabes macellep ate“. [ifa/faid]

Komentar

BERITA TERBARU