PT Tanjung Odi Sumenep Serahkan Bantuan 500 Alat Rapid Test

Kepala Pabrik PT Tanjung Odi, Rizki Komari (dua dari kiri), bersama tim usai menyerahkan bantuan alat rapid tes sebanyak 500 picis kepada BPBD Sumenep.

SUMENEP, (News Indonesia) — PT Tanjung Odi Sumenep, Madura, Jawa Timur menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa alat rapid tes kepada Gugus Tugas Covid-19 di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Hal itu dilakukan, sebagai bentuk komitmen perusahaan yang bergerak di bidang industri rokok dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona di kabupaten berlambang kuda terbang.

Kepala Pabrik PT Tanjung Odi Sumenep, Rizki Komari dalam sambutannya menyatakan, meskipun PT Tanjung Odi ditutup sementara, komitmen untuk ikut andil dalam menekan angka penyebaran Covid-19 harus tetap dijalankan.

“Karena sejak awal, kami memang berkomitmen untuk patuh terhadap saran dan arahan dari pemerintah,” ujarnya. Sabtu (27/6/2020).

Rapid tes tersebut kata Rizki, merupakan bagian dari CSR perusahaan. Sebelumnya, pihaknya juga menyalurkan CSR kepada 3 Desa di Kabupaten Sumenep.

“Ini salah satu wujud kepedulian kami. Kebetulan alat ini kami langsung datangkan dari Kediri dan belum dibuka. Sehingga, insya Allah mutu dan kualitasnya terjamin,” jelasnya.

Untuk itu, Rizki berharap, bantuan alat rapid test sebanyak 500 pieces tersebut bisa digunakan dengan baik untuk kemaslahatan masyarakat Kota Keris di tengah pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat. Dan semoga Allah SWT segera mengusir wabah ini dari kabupaten kita tercinta,” harapnya.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris BPBD Sumenep, Moh. Bahauddin. Selanjutnya, akan diserahkan kepada tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi menyampaikan terima kasih kepada PT Tanjung Odi Sumenep atas perhatian dan kepeduliannya.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat. Yang terpenting adalah semoga virus ini segera sirna,” ucapnya.

Terakhir, pihaknya berharap agar seluruh masyarakat di kabupaten ujung timur Pulau Madura tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Intinya patuhi anjuran pemerintah. Pakai masker, jaga jarak, hidup bersih dan sehat, serta hindari kerumunan,” tandasnya. (*)

Loading...

Comment