1.384 Jamaah Haji Asal Pamekasan Pulang, Seluruhnya Dilaporkan Sehat

PAMEKASAN, (News Indonesia) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyambut kepulangan sebanyak 1.384 jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah selama kurang lebih 40 hari

PAMEKASAN, (News Indonesia) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyambut kepulangan sebanyak 1.384 jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah selama kurang lebih 40 hari.

Kepulangan para jamaah berlangsung dengan lancar dan disambut oleh pemerintah daerah serta keluarga yang telah menanti kedatangan mereka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrahman, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jamaah haji tahun 2026. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala yang berarti.

“Alhamdulillah berjalan lancar, tidak ada kendala. Para jamaah juga semua dalam kondisi sehat,” ujarnya. Minggu (21/06).

Taufikurrahman mengatakan, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual dalam menunaikan rukun Islam, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan para jamaah setelah kembali ke daerah masing-masing.

“Keberangkatan ke Tanah Suci untuk menunaikan kewajiban sekaligus memperkuat nilai spiritual. Mudah-mudahan dampak 40 hari di sana bisa meningkatkan ibadah dan kepedulian masing-masing jamaah,” katanya.

Secara umum, Pemkab Pamekasan menilai pelayanan yang diberikan petugas haji selama proses pemberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga pemulangan jamaah berjalan dengan baik dan tidak ditemukan kendala yang mengganggu kelancaran pelaksanaan haji bagi jamaah asal Pamekasan.

Apresiasi terhadap pelayanan petugas juga disampaikan oleh salah seorang jamaah haji, Hasimudin. Ia menilai pendampingan yang diberikan selama pelaksanaan ibadah berlangsung secara optimal.

“Apapun keluhan jamaah tidak ada yang terlewat. Semuanya dilayani ekstra dan maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, Abdul Halim, menjelaskan mekanisme penjemputan jamaah oleh keluarga di bandara.

Menurutnya, keluarga yang akan melakukan penjemputan diwajibkan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan guna memastikan kelancaran dan ketertiban proses kedatangan jamaah.

“Keluarga diperbolehkan menjemput jemaah di bandara dengan ketentuan melapor ke KBIH. Kemudian KBIH mengajukan permohonan surat pengantar penjemputan kepada Kemenag,” jelas Abdul Halim.

Ia juga menjelaskan bahwa penyambutan awal jamaah dipusatkan di Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan dan dihadiri oleh Bupati Pamekasan. Setelah itu, jamaah diarahkan menuju sejumlah titik penjemputan lanjutan yang telah disiapkan.

“Penyambutan awal dipusatkan di Masjid Agung As-Syuhada yang dihadiri Bupati. Selanjutnya jamaah diarahkan ke Ponpes Miftahul Ulum Panyepen, Mambaul Ulum Bata-Bata, Karang Baru Blumbungan, Darul Ulum Banyuanyar, dan Al-Hamidy Banyuanyar,” ujarnya.

Dengan proses pemulangan yang berjalan lancar, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap para jamaah dapat mengimplementasikan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Comment