SUMENEP, (News Indonesa) – Momentum Nisfu Sya’ban dimanfaatkan PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda untuk menguatkan pesan literasi keuangan kepada masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dikemas melalui pemberian apresiasi kepada nasabah yang datang lebih awal ke kantor layanan, Selasa (03/02/2026).
Langkah simbolik itu disebut sebagai bagian dari pendekatan edukatif agar masyarakat mulai menata keuangan secara lebih terencana, terutama menghadapi Ramadhan yang umumnya diiringi peningkatan kebutuhan konsumsi.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menjelaskan bahwa Nisfu Sya’ban memiliki nilai reflektif yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga relevan dalam aspek kehidupan sosial dan ekonomi. Menurutnya, momen tersebut dapat menjadi ruang evaluasi, termasuk dalam mengelola keuangan rumah tangga.
Ia menilai, lembaga keuangan syariah memiliki tanggung jawab untuk tidak sebatas menyediakan layanan transaksi dan pembiayaan, melainkan juga membangun kesadaran finansial berbasis nilai kehati-hatian dan keseimbangan.
“Ramadhan sering kali diikuti peningkatan konsumsi. Padahal esensi ibadah puasa adalah pengendalian diri, termasuk dalam mengatur pengeluaran agar tidak menimbulkan beban ekonomi baru,” ujarnya.
Melalui pendekatan yang lebih humanis dan kontekstual, BPRS Bhakti Sumekar berharap literasi keuangan dapat dipahami sebagai bagian dari sikap amanah dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tersebut diarahkan agar masyarakat tidak hanya memahami aspek teknis pengelolaan uang, tetapi juga memiliki komitmen untuk hidup lebih seimbang dan terencana. (*)
Comment