SUMENEP, (News Indonesia) – Menyongsong peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep melakukan silaturahmi dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Pertemuan berlangsung hangat di Rumah Dinas Bupati, Selasa (27/1/2025) sore.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara insan pers dan pemerintah daerah, sekaligus penegasan komitmen bersama untuk membangun iklim pers yang profesional, beretika, dan bertanggung jawab di Kabupaten Sumenep.
Ketua JMSI Sumenep, Supanji, menegaskan bahwa sebagai organisasi perusahaan pers, JMSI memikul peran penting dalam menjaga marwah jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.
Menurutnya, profesionalisme dan etika jurnalistik merupakan fondasi utama dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap media.
“HPN 2026 bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi dan konsolidasi bagi insan pers daerah agar tetap konsisten menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional,” ujar Supanji.
Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah tetap diperlukan, namun harus berdiri di atas prinsip independensi pers. Kolaborasi yang sehat, kata dia, justru akan memperkuat peran media sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial yang konstruktif.
“JMSI Sumenep siap berkolaborasi dengan Pemkab Sumenep, tanpa mengabaikan independensi. Tujuannya satu, menghadirkan pers yang berkualitas dan bertanggung jawab kepada publik,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambut positif komitmen yang disampaikan JMSI Sumenep. Ia menilai organisasi perusahaan pers memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas pemberitaan di tengah dinamika informasi yang semakin cepat dan kompleks.
Menurut Bupati Fauzi, pemerintah daerah membutuhkan pers yang independen, objektif, dan berimbang sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kritik pers yang disampaikan secara faktual dan bertanggung jawab.
“Pers yang profesional adalah mitra penting pemerintah. Kritik yang membangun dan berbasis data justru sangat dibutuhkan untuk perbaikan ke depan,” ungkapnya.
Bupati Fauzi menegaskan, sinergi antara pemerintah dan insan pers harus dilandasi saling menghormati peran dan fungsi masing-masing, tanpa intervensi terhadap independensi media maupun kewenangan pemerintah.
“Saya mengapresiasi langkah dan komitmen JMSI Sumenep. Pemerintah Kabupaten Sumenep siap terus bersinergi untuk mewujudkan iklim pers yang sehat dan profesional,” ujar Bupati Fauzi yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat JMSI Sumenep.
Sebagai penutup, pertemuan tersebut ditandai dengan penyerahan cenderamata dari JMSI Sumenep kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Penyerahan ini menjadi simbol apresiasi sekaligus komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi demi pers yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan publik di Sumenep.**
Comment