Bupati Lumajang Segera Tertibkan Parkir Liar dan PKL Sekitar Alun – Alun

Foto: Ilustrasi Google

LUMAJANG, (News Indonesia)
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menginginkan Alun – Alun Lumajang, Jawa Timur, tertata rapi dari parkir liar dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Hal itu disampaikan Cak Thoriq saat memimpin rapat penataan tempat parkir bagi kendaraan roda 2 dan 4 di kawasan Alun – Alun Lumajang, bertempat di Ruang Mahameru, siang tadi.

“Penataan lahan parkir, perlu dilakukan, agar kawasan Alun – alun tertata makin rapi. Kalau ini rapi dan bersih, Alun – Alun ini bisa kelihatan bagus,” terangnya.

Pihaknya berencana akan menggunakan “Sport Park” sebagai tempat parkir bagi kendaraan Polres, serta lahan Gedung Sudjono sebagai tempat parkir untuk umum.

“Dalam waktu dekat ini, sementara kita gunakan Sport Park sebagai lahan parkir Polres dan menggunakan lahan Gedung Sudjono untuk parkir umum,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP untuk mensterilkan Alun – Alun. Seperti misalnya, penertiban parkir liar dan penertiban terhadap PKL yang berjualan di sekitar kawasan Alun – Alun.

Hal tersebut, bertujuan agar Alun – Alun Lumajang menjadi makin bersih dan tertata dengan rapi.

Rapat tersebut, diikuti seluruh Asisten Setda Lumajang serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang.

Sebelumnya, ada keluhan dari seorang warga Lumajang ketika liburan lebaran lalu, saat mengantarkan saudaranya dari Jakarta.

Sebut saja Dodik, yang waktu itu sedang mengantarkan saudaranya dari Jakarta ke Alun – Alun beli telur gulung dengan mengendarai mobil dan parkir di depan Bank Jatim Cabang Lumajang. Dan waktunya hanya sebentar, Dodik memberi uang Rp. 2 ribu malah tukang parkir tersebut menolak, malah minta Rp. 5 ribu.

“Kok mahal ya, kemana setor uang tersebut, dan itu legal apa ilegal? Dan ini pemerintah perlu diberikan kejelasannya,” keluh Dodik. (Fuad/SI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here