BNNP Kalteng Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi

Kepala BNNP Kalteng Birigjen Pol Lilik Heri Setiadi yang didampingi Kapala Bidang Berantas BNNP Kalteng AKBP I Made Kariada di Kantor BNNP Kalteng, Kamis (11 Juli 2019) saat menggelar konferensi pers.

PALANGKA RAYA, (News Indonesia) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah membongkar kasus Narkotika jenis sabu dari enam orang tersangka.

Hal itu disampaikan Kepala BNNP Kalteng Birigjen Pol Lilik Heri Setiadi yang didampingi Kapala Bidang Berantas BNNP Kalteng AKBP I Made Kariada di Kantor BNNP Kalteng, Kamis (11 Juli 2019) saat menggelar konferensi pers.

Menurut Kepala BNNP Kalteng, kejadian pengungkapan kasus pada bulan Juni sampai Juli 2019, dengan tempat dan waktu jaringan yang berbeda.

Pertama tim BNNP Kalteng berhasil mengungkap peredaran narkoba yang merupakan jaringan Provinsi Pontianak Kalimantan Barat, dengan dua orang tersangka wanita inisial YA (29) dan MA (29) berasal dari Kalbar.

“Keduanya diamankan di Kelurahan Sluruk, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalteng pada, Sabtu (30 Juni 2019) sekitar pukul 00.15 dini hari, dari tangan keduannya diamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 511 gram,” terangnya.

Selanjutnya, tim BNNP Kalteng berhasil mengamankan Pasutri insial HA (29) dan SL (30), keduanya merupakan warga Pahandut, Palangka Raya, serta satu lagi inisial AS (30) warga Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Provinsi Aceh.

“Ketiga tersangka ini ditangkap di terminal Bandara Tjilik Riwut pada hari Sabtu (6 Juli 2019) pukul 21.40 WIB. Minggu lalu,” terang Lilik Heri Setiadi.

Informasi yang didapat dari masyarakat, bahwa akan ada pengiriman narkotika dari Aceh ke Palangka Raya melalui jalur udara, pihak BNNP Kalteng dengan segera menuju Bandara menyambut kedatangan para budak sabu dan barang buktinya.

“Kami temui ada norkatika, kita sita sebagai barang bukti sabu seberat 1000 gram atau 1 Kilogram yang dibawa dari Aceh Utara dengan modus disimpan di dalam sepatu dan sandal oleh para tersangka sehingga bisa lolos sampai ke Palangka Raya,” sambungnya.

Sementara, untuk jaringan dari Banjarmasin dengan tersangka CK (31), warga bukit Bondang, Palangka Raya itu, diamankan di Kecamatan Sebangau, Palangka Raya dengan Barang Bukti sabu seberat 100 gram.

“Para tersangka dan barang bukti sudah diamankan, terhadap para tersangka ini dijerat dengan pasal 114 ayat (1) junto pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tandasnya. [hadiboy/faid]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here