Wabup Fauzi: CSR Santos Harus Bermanfaat Untuk Masyarakat Giligenting

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim (dua dari kiri) bersama Wakil Bupati Achmad Fauzi (dua dari kanan) saat menghadiri Rapat Koordinasi program pengembangan masyarakat Giligenting SKK Migas dan Ophir Energy Group Company. (Foto: Humas Pemkab Sumenep).
SUMENEP, (News Indonesia) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) Migas perusahaan Santos Madura Offshore, yang beroperasi di Kecamatan Giligenting, memberi berdampak positif, produktif, inovatif dan bermanfaat luas.
Hal itu, disampaikan Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi di sela sela Rapat Koordinasi Komite Program Pendukung Operasi Ophir Energy Group Company Kecamatan Giligenting di Kedai HK, Kamis (16/5/2019).
Menurutnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Ophir Energy Group Company harus memprioritaskan kegiatan CSR yang sasaran penerima manfaatnya bukanlah skala kecil dan jangka pendek.
“CSR Santos harus memberi dampak positif, produktif, inovatif dan bermanfaat luas. Dananya itu harus menjadi investasi yang bisa menggerakkan perekonomian daerah, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik,” terangnya.
Apalagi, lanjut politisi muda PDI Perjuangan ini, Kecamatan Giligenting sedang berkembang sebagai destinasi wisata, sehingga memerlukan pembenahan dan pengembangan sarana prasarananya, maupun aspek lainnya.
Ia menegaskan, rencana kegiatan Program Kegiatan Penunjang Operasi (PKPO) 2019 hendaknya bisa dilaksanakan secara koordinatif, kondusif dan responsif pada kondisi dan kebutuhan nyata dengan didasarkan pada analisis pertimbangan kebutuhan yang memperhatikan manfaatnya atau multiplier effectnya.
“SKK Migas dan Ophir Energy Group Company harus ikut berkontribusi di bidang kepariwisataan, sehingga perlu dilakukan identifikasi dan rancangan produk lokal layak jual agar wisatawan menjadi tertarik dan menggerakkan perekonomian masyarakat Giligenting,” tutur suami Nia Kurnia ini.
Untuk itu, Wabup berharap, tahun 2019 anggaran CSR di Kecamatan Giligenting naik dan bisa meningkatkan akselerasi pembangunan masyarakat.
“Pada tahun 2018 lalu, jumlah anggaran CSR Santos Madura Offshore turun sebesar 26 persen dan jumlahnya sebesar Rp1.660.000.000,-. Semoga tahun ini bisa naik,” tandas pengusaha sukses ini.
Pada kesempatan itu setelah dilakukan pembahasan bersama dilakukan penandatanganan berita acara oleh Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Wakil Bupati Achmad Fauzi, SKK Migas, PT. Santos dan kepala desa se-Kecamatan Gilingenting. (Jie/Dewi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here