Tampung Usulan Warga Lewat Musdus, Pengeboran Air Jadi Prioritas Pemdes Aeng Panas

Pemerintah Desa (Pemdes) Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, saat menggelar musyawarah dusun (Musdus), Rabu (10 Juli 2019) malam, di rumah Kepala Dusun (Kadus).

SUMENEP, (News Indonesia) — Pemerintah Desa (Pemdes) Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, meleksanakan musyawarah dusun (Musdus), Rabu (10 Juli 2019) malam, di rumah Kepala Dusun (Kadus).

Rapat yang dihadiri oleh Perangkat Desa, Anggota BPD, Pengurus RT, Tokoh Masyarakat, Kader Posyandu itu bertujuan untuk mengakomodir semua usulan masyarakat. Sehingga semua kebutuhan nantinya akan dimasukan dalam program tahun 2020.

Pj Kades Aeng Panas Ach Subairi Karim dalam sambutannya mengatakan, akan menampung semua usulan masyarakat.

“Sesuai aturan, terdapat lima kriteria program usulan perioritas yang layak diperjuangkan, dianataranya usulan dilihat dari kebutuhan, kemendesakan, kemanfaatan, keberpihakan pada keluarga miskin dan keberlanjutan. Kalau masuk lima kriteria itu pasti kami dahulukan,” terangnya.

Dalam musyawarah tersebut, lahir beberapa usulan dari masyarakat, salah satunya pembangunan jalan paving di sejumlah jalan lingkungan pemukiman, pembangunan jalan paving tebing pantai, pengeboran air untuk ketersediaan air bersih.

“Usulan pengeboran ini menjadi prioritas karena selama ini penyediaan air bersih bisa dianggap kurang memadai di daerah pesisir,” sebutnya.

“Daerah pesisir yang sumber airnya tertutup, dan kesulitan warga mendapatkan akses air bersih dengan harga terjangkau menjadi alasan utama usulan pengeoboran air bersih,” imbuh Hamim Kasi Pelayanan Pemdes Aeng Panas yang bertindak sebagai pimpinan Musdus.

Usulan program sesuai kebutuhan masyarakat terus mengalir. Bahkan sebagian mengusulkan program penguatan keolahragaan, seni dan budaya serta dorongan keswadayaan dan gotong royong warga makin.

“Semua usulan ditampung dan bakal diseleksi untuk menjadi program prioritas pembangunan tahun anggaran 2020,” tandasnya.

Rapat tersebut berakhir pada Pukul 10.00 WIB, dengan pembacaan doa oleh K Khalilurrahman. Selama musyawarah berlangsung hingga selesai berjalan tertib dan khidmat. Acara serupa terus dilakukan di setiap dusun dengan melibatkan masyarakat. [mas/imam]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here